DAFTAR ISI
1. Tujuan
2. Komponen
3. Dasar Teori
4. Prinsip Kerja
5. Gambar Rangkaian
1. Tujuan  [kembali]
untuk menginputkan pengetahuan baru ke dalam basis pengetahuan sistem pakar (ES), menampilkan penjelasan sistem dan memberikan panduan pemakaian sistem secara menyeluruh step by step sehingga user mengerti apa yang akan dilakukan terhadap suatu sistem.
Sistem grounding pada peralatan kelistrikan dan elektronika adalah untuk memberikan perlindungan pada seluruh sistem.
3. Dasar Teori [kembali]
Gambar 17.29a menunjukkan driver dual-line, masing-masing driver menerima input sinyal TTL, memberikan output yang mampu menggerakkan sirkuit perangkat TTL atau MOS. Jenis rangkaian antarmuka ini datang dalam berbagai bentuk, beberapa sebagai pembalik dan lainnya sebagai unit non-pembalik. Rangkaian Gambar 17.29b menunjukkan penerima saluran ganda yang memiliki input pembalik dan noninverasi sehingga kondisi pengoperasian dapat dipilih. Sebagai contoh, koneksi sinyal input ke input pembalik akan menghasilkan output terbalik dari unit penerima. Menghubungkan input ke input noninverting akan memberikan antarmuka yang sama kecuali bahwa output yang diperoleh akan memiliki polaritas yang sama dengan sinyal yang diterima. Unit driver-penerima pada Gambar 17.29 memberikan output ketika sinyal strobo hadir (tinggi dalam kasus ini).
1. Tujuan  [kembali]
untuk menginputkan pengetahuan baru ke dalam basis pengetahuan sistem pakar (ES), menampilkan penjelasan sistem dan memberikan panduan pemakaian sistem secara menyeluruh step by step sehingga user mengerti apa yang akan dilakukan terhadap suatu sistem.
NPN artinya tipe transistor yang bekerja atau mengalirkan arus negatif dengan positif sebagai biasnya.
- Resistor
Resistor
berungsi dari nilai hambatan ini Tentunya ialah untuk membatasi serta
mengatur besaran arus listrik yang ada pada rangkaian elektronika.
Cara menghitung nilai resistansi resistor dengan gelang warna :
1. Masukan angka langsung dari kode warna gelang pertama.
2. Masukan angka langsung dari kode warna gelang kedua.
3. Masukan angka langsung dari kode warna gelang ketiga.
4.
Masukkan jumlah nol dari kode warna gelang keempat atau pangkatkan
angka tersebut dengan 10 (10^n) dan dikalikan ke ketiga warna gelang
tadi.
5. Gelang kelima ini merupakan nilai toleransi dari resistor.
- Ground
3. Dasar Teori [kembali]
INTERFACING CIRCUITY
Menghubungkan berbagai jenis sirkuit, baik di sirkuit digital atau analog, mungkin memerlukan semacam sirkuit penghubung. Sirkuit antarmuka dapat digunakan untuk menggerakkan beban atau untuk mendapatkan sinyal sebagai sirkuit penerima. Sirkuit driver menyediakan sinyal output pada sebuah level tegangan atau arus yang sesuai untuk mengoperasikan sejumlah beban, atau untuk mengoperasikan perangkat seperti relay, display, atau unit daya. Sirkuit penerima pada dasarnya menerima sinyal input, memberikan impedansi input tinggi untuk meminimalkan pemuatan sinyal input. Lebih lanjut, sirkuit antarmuka dapat mencakup strobing, yang menyediakan penghubung sinyal antarmuka selama interval waktu tertentu yang ditetapkan oleh strobo.Gambar 17.29a menunjukkan driver dual-line, masing-masing driver menerima input sinyal TTL, memberikan output yang mampu menggerakkan sirkuit perangkat TTL atau MOS. Jenis rangkaian antarmuka ini datang dalam berbagai bentuk, beberapa sebagai pembalik dan lainnya sebagai unit non-pembalik. Rangkaian Gambar 17.29b menunjukkan penerima saluran ganda yang memiliki input pembalik dan noninverasi sehingga kondisi pengoperasian dapat dipilih. Sebagai contoh, koneksi sinyal input ke input pembalik akan menghasilkan output terbalik dari unit penerima. Menghubungkan input ke input noninverting akan memberikan antarmuka yang sama kecuali bahwa output yang diperoleh akan memiliki polaritas yang sama dengan sinyal yang diterima. Unit driver-penerima pada Gambar 17.29 memberikan output ketika sinyal strobo hadir (tinggi dalam kasus ini).
Gambar 17.29 Unit antarmuka: (a) driver dual-line (SN75150);
(B) penerima dual-line (SN75152).
Jenis lain
dari rangkaian antarmuka adalah yang digunakan untuk menghubungkan berbagai
unit input dan output digital, sinyal dengan perangkat seperti keyboard,
terminal video, dan printer. Salah satu standar industri elektronik EIA disebut
sebagai RS-232C. Standar ini menyatakan bahwa sinyal digital menunjukkan tanda
(logika-1) dan spasi (logika-0). Definisi tanda dan ruang bervariasi dengan
jenis sirkuit yang digunakan (meskipun pembacaan penuh standar akan menguraikan
batas tanda dan ruang yang dapat diterima).
RS-232C-to-TTL
Converter
Untuk sirkuit TTL, 5 V adalah tanda dan 0 V
adalah spasi. Untuk RS-232C, sebuah tanda bisa 12 V dan spasi 12 V. Gambar
17.30a menyediakan tabulasi dari beberapa tanda dan definisi ruang. Untuk unit
yang memiliki output yang ditentukan oleh RS-232C yaitu untuk beroperasi ke
unit lain yang beroperasi dengan level sinyal TTL, rangkaian antarmuka seperti
yang ditunjukkan pada Gambar. 17.30b dapat digunakan. Output tanda dari driver
(pada 12 V) akan terpotong oleh dioda sehingga input ke sirkuit inverter
mendekati 0 V, menghasilkan output 5 V (tanda TTL). Output spasi pada 12 V akan
mendorong output inverter rendah untuk output 0-V (spasi).
Gambar 17.30
Standar sinyal interfacing dan sirkuit konverter.
Contoh lain
dari rangkaian antarmuka mengubah sinyal dari loop arus TTY ke level TTL
seperti yang ditunjukkan pada Gambar. 17.30c. Tanda input dihasilkan ketika 20
mA arus diambil dari sumber melalui garis keluaran teletype (TTY). Arus ini
kemudian melewati elemen dioda dari opto-isolator, menggerakkan transistor
keluaran. Input ke inverter akan menghasilkan sinyal 5-V dari output inverter
7407 sehingga tanda dari teletype menghasilkan tanda ke input TTL. Ruang dari
loop teletype saat ini tidak memberikan arus, dengan transistor optoisolator
yang tersisa dan output inverter kemudian 0 V, yang merupakan sinyal ruang TTL.
Cara lain untuk menghubungkan sinyal digital dibuat dengan menggunakan keluaran
kolektor terbuka atau keluaran tri-state. Ketika sinyal adalah output dari
pengumpul transistor (lihat Gambar 17.31) yang tidak terhubung ke komponen
elektronik lainnya, outputnya adalah pengumpul terbuka. Ini memungkinkan
menghubungkan sejumlah sinyal ke kabel atau bus yang sama. Setiap transistor
yang terjadi kemudian memberikan tegangan output yang rendah, sementara semua
transistor yang tersisa memberikan tegangan output yang tinggi.
Gambar 17.31
Koneksi ke jalur data: (a) keluaran kolektor terbuka; (B) output tri-state.
4. Prinip Kerja
[kembali]
Menggunakan sel logika, yang merupakan suatu entitas dalam elektronika
dan matematika boolean yang mengubah satu atau beberapa masukan logik
menjadi sebuah sinyal keluaran logik. Sel logika biasanya
diimplementasikan secara elektronis menggunakan dioda atau transistor,
akan tetapi dapat pula dibangun menggunakan susunan komponen-komponen
yang memanfaatkan sifat-sifat elektromagnetik (relay).
Langganan:
Komentar (Atom)




Tidak ada komentar:
Posting Komentar