DAFTAR ISI
1. Komponen
Percobaan 4
- Komponen [kembali]PotensiometerPower Supply
A. Universal Asynchronous Receiver Transmitter (UART)
UART (Universal Asynchronous Receiver-Transmitter) adalah bagian perangkat keras komputer yang menerjemahkan antara bit-bit paralel data dan bit-bit serial. UART biasanya berupa sirkuit terintegrasi yang digunakan untuk komunikasi serial pada komputer atau port serial perangkat periperal.Cara Kerja Komunikasi UARTData dikirimkan secara paralel dari data bus ke UART1. Pada UART1 ditambahkan start bit, parity bit, dan stop bit kemudian dimuat dalam satu paket data. Paket data ditransmisikan secara serial dari Tx UART1 ke Rx UART2. UART2 mengkonversikan data dan menghapus bit tambahan, kemudia di transfer secara parallel ke data bus penerima.B. Serial Peripheral Interface (SPI)
C. Inter Integrated Circuit (I2C)Serial Peripheral Interface ( SPI ) merupakan salah satu mode komunikasi serial synchrounous kecepatan tinggi yang dimiliki oleh ATmega 328. Komunikasi SPI membutuhkan 3 jalur yaitu MOSI, MISO, dan SCK. Melalui komunikasi ini data dapat saling dikirimkan baik antara mikrokontroller maupun antara mikrokontroller dengan peripheral lain di luar mikrokontroler.MOSI : Master Output Slave Input Artinya jika dikonfigurasi sebagai master maka pin MOSI sebagai output tetapi jika dikonfigurasi sebagai slave maka pin MOSI sebagai input.MISO : Master Input Slave Output Artinya jika dikonfigurasi sebagai master maka pin MISO sebagai input tetapi jika dikonfigurasi sebagai slave maka pin MISO sebagai output.SCLK : Clock Jika dikonfigurasi sebagai master maka pin CLK berlaku sebagai output tetapi jika dikonfigurasi sebagai slave maka pin CLK berlaku sebagai input.SS/CS : Slave Select/ Chip Select adalah jalur master memilih slave mana yang akan dikirimkan data.
Cara Kerja Komunikasi SPISinyal clock dialirkan dari master ke slave yang berfungsi untuk sinkronisasi. Master dapat memilih slave mana yang akan dikirimkan data melalui slave select, kemudian data dikirimkan dari master ke slave melalui MOSI. Jika master butuh respon data maka slave akan mentransfer data ke master melalui MISO.
Inter Integrated Circuit atau sering disebut I2C adalah standar komunikasi serial dua arah menggunakan dua saluran yang didisain khusus untuk mengirim maupun menerima data. Sistem I2C terdiri dari saluran SCL (Serial Clock) dan SDA (Serial Data) yang membawa informasi data antara I2C dengan pengontrolnya.Cara Kerja Komunikasi I2C
Pada I2C, data ditransfer dalam bentuk message yang terdiri dari kondisi start, Address Frame, R/W bit, ACK/NACK bit, Data Frame 1, Data Frame 2, dan kondisi Stop.Kondisi start dimana saat pada SDA beralih dari logika high ke low sebelum SCL.Kondisi stop dimana saat pada SDA beralih dari logika low ke high sebelum SCL.R/W bit berfungsi untuk menentukan apakah master mengirim data ke slave atau meminta data dari slave. (logika 0 = mengirim data ke slave, logika 1 = meminta data dari slave)
ACK/NACK bit berfungsi sebagai pemberi kabar jika data frame ataupun address frame telah diterima receiver.D. ARDUINOArduino adalah kit elektronik atau papan rangkaian elektronik open source yang di dalamnya terdapat komponen utama yaitu sebuah chip mikrokontroler dengan jenis AVR dari perusahaan Atmel. Arduino yang kita gunakan dalam praktikum ini adalah Arduino Uno yang menggunakan chip AVR ATmega 328P. Dalam memprogram Arduino, kita bisa menggunakan komunikasi serial agar Arduino dapat berhubungan dengan komputer ataupun perangkat lain.Adapun spesifikasi dari Arduino Uno ini adalah sebagai berikut :Microcontroller ATmega328POperating Voltage 5 VInput Voltage (recommended) 7 – 12 VInput Voltage (limit) 6 – 20 VDigital I/O Pins 14 (of which 6 provide PWM output)PWM Digital I/O Pins 6Analog Input Pins 6DC Current per I/O Pin 20 mADC Current for 3.3V Pin 50 mAFlash Memory 32 KB of which 0.5 KB used by bootloaderSRAM 2 KBEEPROM 1 KBClock Speed 16 MHzBAGIAN-BAGIAN ARDUINO UNOPOWER USB
Digunakan untuk menghubungkan Papan Arduino dengan komputer lewat koneksi USB.POWER JACK
Supply atau sumber listrik untuk Arduino dengan tipe Jack. Input DC 5 - 12 V.Crystal Oscillator
Kristal ini digunakan sebagai layaknya detak jantung pada Arduino.
Jumlah cetak menunjukkan 16000 atau 16000 kHz, atau 16 MHz.Reset
Digunakan untuk mengulang program Arduino dari awal atau Reset.Digital Pins I / O
Papan Arduino UNO memiliki 14 Digital Pin. Berfungsi untuk memberikan nilai logika ( 0 atau 1 ). Pin berlabel " ~ " adalah pin-pin PWM ( Pulse Width Modulation ) yang dapat digunakan untuk menghasilkan PWM.Analog Pins
Papan Arduino UNO memiliki 6 pin analog A0 sampai A5. Digunakan untuk membaca sinyal atau sensor analog seperti sensor jarak, suhu dsb, dan mengubahnya menjadi nilai digital.LED Power Indicator
Lampu ini akan menyala dan menandakan Papan Arduino mendapatkan supply listrik dengan baik.E. LEDLED adalah suaatu semikonduktor yang memancarkan cahaya, LED mempunyai kecenderungan polarisasi. LED mempunyai kutub positif dan negatif (p-n) dan hanya akan menyala bila diberikan arus maju. Ini dikarenakan LED terbuat dari bahan semikonduktor yang hanya akan mengizinkan arus listrik mengalir ke satu arah dan tidak ke arah sebaliknya. Bila LED diberikan arus terbalik, hanya akan ada sedikit arus yang melewati LED. Ini menyebabkan LED tidak akan mengeluarkan emisi cahaya.F. ResistorResistor merupakan komponen penting dan sering dijumpai dalam sirkuit Elektronik. Boleh dikatakan hampir setiap sirkuit Elektronik pasti ada Resistor. Tetapi banyak diantara kita yang bekerja di perusahaan perakitan Elektronik maupun yang menggunakan peralatan Elektronik tersebut tidak mengetahui cara membaca kode warna ataupun kode angka yang ada ditubuh Resistor itu sendiri.
Seperti yang dikatakan sebelumnya, nilai Resistor yang berbentuk Axial adalah diwakili oleh Warna-warna yang terdapat di tubuh (body) Resistor itu sendiri dalam bentuk Gelang. Umumnya terdapat 4 Gelang di tubuh Resistor, tetapi ada juga yang 5 Gelang.
Gelang warna Emas dan Perak biasanya terletak agak jauh dari gelang warna lainnya sebagai tanda gelang terakhir. Gelang Terakhirnya ini juga merupakan nilai toleransi pada nilai Resistor yang bersangkutan.
Tabel dibawah ini adalah warna-warna yang terdapat di Tubuh Resistor :Tabel Kode Warna ResistorPerhitungan untuk Resistor dengan 4 Gelang warna :Perhitungan untuk Resistor dengan 5 Gelang warna :Cara menghitung nilai resistor 4 gelangMasukkan angka langsung dari kode warna Gelang ke-1 (pertama)Masukkan angka langsung dari kode warna Gelang ke-2Masukkan Jumlah nol dari kode warna Gelang ke-3 atau pangkatkan angka tersebut dengan 10 (10n)Merupakan Toleransi dari nilai Resistor tersebutContoh :Gelang ke 1 : Coklat = 1Gelang ke 2 : Hitam = 0Gelang ke 3 : Hijau = 5 nol dibelakang angka gelang ke-2; atau kalikan 105Gelang ke 4 : Perak = Toleransi 10%Maka nilai Resistor tersebut adalah 10 * 105 = 1.000.000 Ohm atau 1 MOhm dengan toleransi 10%.Cara Menghitung Nilai Resistor 5 Gelang Warna
Masukkan angka langsung dari kode warna Gelang ke-1 (pertama)
Masukkan angka langsung dari kode warna Gelang ke-2
Masukkan angka langsung dari kode warna Gelang ke-3
Masukkan Jumlah nol dari kode warna Gelang ke-4 atau pangkatkan angka tersebut dengan 10 (10n)
Merupakan Toleransi dari nilai Resistor tersebut
Contoh :
Gelang ke 1 : Coklat = 1
Gelang ke 2 : Hitam = 0
Gelang ke 3 : Hijau = 5
Gelang ke 4 : Hijau = 5 nol dibelakang angka gelang ke-2; atau kalikan 105
Gelang ke 5 : Perak = Toleransi 10%
Maka nilai Resistor tersebut adalah 105 * 105 = 10.500.000 Ohm atau 10,5 MOhm dengan toleransi 10%.
Contoh-contoh perhitungan lainnya :
Merah, Merah, Merah, Emas → 22 * 10² = 2.200 Ohm atau 2,2 Kilo Ohm dengan 5% toleransi
Kuning, Ungu, Orange, Perak → 47 * 10³ = 47.000 Ohm atau 47 Kilo Ohm dengan 10% toleransi
Cara menghitung Toleransi :
2.200 Ohm dengan Toleransi 5% =
2200 – 5% = 2.090
2200 + 5% = 2.310
ini artinya nilai Resistor tersebut akan berkisar antara 2.090 Ohm ~ 2.310 OhmG. PotensiometerPotensiometer (POT) adalah salah satu jenis Resistor yang Nilai Resistansinya dapat diatur sesuai dengan kebutuhan rangkaian elektronika ataupun kebutuhan pemakainya. Sebuah Potensiometer (POT) terdiri dari sebuah elemen resistif yang membentuk jalur (track) dengan terminal di kedua ujungnya. Sedangkan terminal lainnya (biasanya berada di tengah) adalah Penyapu (Wiper) yang dipergunakan untuk menentukan pergerakan pada jalur elemen resistif (Resistive). Pergerakan Penyapu (Wiper) pada Jalur Elemen Resistif inilah yang mengatur naik-turunnya Nilai Resistansi sebuah Potensiometer.H. Power SupplyDalam bahasa Indonesia, Power Supply berarti Sumber Daya. Fungsi dari power supply adalah memberikan daya arus listrik ke berbagai komponen. Sumber energi listrik yang berasal dari luar masih berbentuk alternating current (AC). Ketika energi listrik masuk ke power supply, maka energi listrik akan dikonversi menjadi bentuk direct current (DC). Daya DC inilah yang kemudian disalurkan ke semua komponen yang ada di dalam chasing komputer agar dapat bekerja - Rangkaian Simulasi [kembali]
- Flowchart [kembali]
- Listing Prgoram[kembali]
- //Master#include<SPI.h> //deklarasi komunikasi SPI#define buzz 6 //deklarasi pin 6 sebagai buzzer#define led 7 //deklarasi pin 7 sebagai led#define button 2 // deklarasi pin 2 untuk buttonint buttonvalue;int x; // deklarasi nilai xvoid setup (void) //semua kode dalam fungsi ini dieksekusi sekali{Serial.begin(115200); //pengatur kecepatan pengiriman atau penerimaan datapinMode(button,INPUT_PULLUP); //deklarasi button sebagai input pull_uppinMode(buzz,OUTPUT); //deklarasi buzzer sebagai outputpinMode(led,OUTPUT); //deklarasi led sebagai outputSPI.begin();SPI.setClockDivider(SPI_CLOCK_DIV4); //menggunakan kecepatan prosesor sebesar 4 hzdigitalWrite(SS,HIGH); // slave select berlogika HIGH}void loop(void) //kode dalam fungsi ini dieksekusi berulang{byte Mastersend,Mastereceive; //master akan mengirim dan master akan menerimabuttonvalue = digitalRead(button); //akan dibaca sebagai input pada buttonif(buttonvalue == LOW){x = 1;}else{x = 0;}digitalWrite(SS, LOW);Mastersend = x;Mastereceive=SPI.transfer(Mastersend); //master akan mentransferif(Mastereceive == 1){digitalWrite(buzz,HIGH);digitalWrite(led,HIGH);Serial.println("Master Buzz ON");Serial.println("Master led ON");delay(1000);}else{digitalWrite(buzz,LOW);digitalWrite(led,LOW);}delay(1000);}// Slave#include<SPI.h> //deklarasi komunikasi SPI#define buzz 6 //deklarasi buzzer pada pin 6#define led 7 //deklarasi led pada pin 7#define button 2 // deklarasi button pin 2volatile boolean received; //deklrasi bahwa slave akan menjadi penerimavolatile byte Slavereceived,Slavesend; // slave menjadi pengirim dan penerimaint buttonvalue;int x;void setup(){Serial.begin(115200); //pengatur kecepatan pengiriman atau penerimaan datapinMode(button,INPUT_PULLUP); //button sebagai input pull_uppinMode(buzz,OUTPUT); //buzzer sebagai outputpinMode(led,OUTPUT); //led sebagai outputpinMode(MISO,OUTPUT); //pin miso akan menjadi outputSPCR |= _BV(SPE); //SPCR = BVreceived = false; // jika input salah, maka output tidak akan menyalaSPI.attachInterrupt(); //SPI diinteruppt}ISR (SPI_STC_vect){Slavereceived = SPDR; //slave akan menjadi receivedreceived = true;}void loop() //semua kode dalam fungsi ini akan dieksekusi berulang{ if(received){if (Slavereceived==1){digitalWrite(buzz,HIGH);digitalWrite(led,HIGH);Serial.println("Slave buzz ON");Serial.println("Slave led ON");delay(1000);}else{digitalWrite(buzz,LOW);digitalWrite(led,LOW);Serial.println("Slave buzz OFF");Serial.println("Slave led OFF");}buttonvalue = digitalRead(button);if (buttonvalue == LOW){x=1;}else{x=0;}Slavesend = x;SPDR = Slavesend;delay(1000);}}
- Video Rangkaian [kembali]
1. Komunikasi SPI menggunakan lebih dari 1 master dalam sistem yang sama apakah dapat dilakukan ?
jawab : Tidak bisa, karena yang hanya bisa adalah lebih dari 1 slave karena pada SPI ada 3 jalur yaitu MISO,MOSI, dan clock ada juga pin SS yang berguna untuk pilihan slave mana yang akan kita tuju
2. Bagaimana cara agar master mengirimkan data yang berbeda setiap slave?
jawab : Dengan cara melakuk konfigurasi, master hanya memerlukan satu pin SS/CS untuk mengirimkan dengan slave-slave yang ada master akan mengirimkan sinyal LOW kepada slave yang ada waktu inisiasi komunikasi setelah itu data akan dikirimkan oleh master pada slave 1 melalui pin MOSI pada saat bersamaan dikirimkan sinyal clock melalui pin SCLK data yang sudah dikirim ke slave 1 akan dideklarasikan ke slave 2 dan seterusnya
3. Apakah baudrate pada master dan slave pada komunikasi SPI harus bernilai sama ?
jawab : Tidak karena baudrate hanya dapat mengirimkan data
Klik disini << HTML
Klik disini << Rangkaian Simulasi
Klik disini << Video Simulasi

















Tidak ada komentar:
Posting Komentar